Kuliah S2 di Luar Negeri: Persiapan Dokumen Part 1

Hey you guys!

Untuk lanjut kuliah di luar negeri ada beberapa persiapan harus dilakuin. Kali ini gue akan bahas dokumen dokumen yang diperluin buat kalian daftar S2 di luar negeri. Tiap universitas dan/atau jurusan punya requirement yang beda beda ya tapi, jadi kalian make sure lagi sama program yang mau kalian ambil. Post ini gue buat berdasarkan kampus kampus yang udah pernah gue apply ya. Kampus kampus yang pernah gue apply itu ada di Jerman, Inggris, Finlandia. Australia pernah mau apply tapi ga jadi, tapi basically mereka minta hal yang sama. Kalo USA ga pernah apply soalnya gue ga pernah GRE hahaha dan mereka minta itu juga.

Ah iya satu lagi ya, ada beberapa kampus yang minta hardcopy dikirim ke mereka tapi ada juga yang pendaftaran via online aja. Tau darimana? Cek lagi ya di kampus masing-masing. Saran gue siapin aja backup hardcopy yang banyak sama jangan lupa scan

1. Ijazah S1

Ijazah atau degree certificate ini selalu diminta sama universitas tiap gue apply S2. Nah karena kampusnya di luar negeri mereka ga paham dong sama ijazah kita yang pake Bahasa Indonesia. Makanya ijazah kalian harus di translate dulu ke bahasa Inggris atau bahasa di negara yang bersangkutan. Mostly, mereka minta yang bahasa inggris sih dan gue belum pernah diminta dalam bahasa selain bahasa inggris tapi kalian harus make sure sama kampusnya ya. Jangan translate sendiri ya, ini harus diterjemahin sama sworn translator atau penerjemah tersumpah. Taunya darimana? Googling aja ada banyak kok hehe. Tapi kalau gue sih pake translate an dari kampus. Kebetulan di UI ada layanan translate juga di yandok jadi gue sekalian aja legalisir dokumen dokumen sama translate.

Terus yang dibutuhin buat dikirim atau di upload yang mana? Yang gue upload biasanya sih scan translate nya sama ijazah S1 asli. Untuk kampus yang minta hardcopy, kalian cukup kirim legalisirnya plus translate-an ijazah. JANGAN pernah kirim dokumen asli kesana karena ga akan dibalikin sama mereka.

2. Transcript

Sama kayak ijazah, transcript ini harus kalian translate ke bahasa inggris atau ke bahasa negara yang bersangkutan. Kalau transcript UI udah dual language jadi buat kalian yang lulusan UI, ga perlu di translate lagi ya. Terus yang di upload ke online yang asli apa legalisir? Terserah kalian, sama aja kok hehe. Tapi ya kalo kirim hardcopy harus yang legalisir yaa.

3. Bukti Kemampuan Bahasa

Nah, kalo gue kan selalu apply yang kelas internasional alias pake bahasa inggris sebagai bahasa pengantar. Jadi yang gue upload adalah hasil IELTS gue. Gue dulu sempet post pengalaman gue ngerjain IELTS dengan persiapan super minim (wk) dan juga sedikit tips and tricks nya silahkan cek di https://kemmistri.com/2018/10/14/im-shook-ielts-band-8-in-one-week/ atau di https://kemmistri.com/2018/09/18/pengalaman-pribadi-dapet-toefl-itp-600-677-dan-ielts-7-5-9-0/. Do let me know ya kalau kalian mau gue elaborate lebih dalam tentang tips and tricks untuk IELTS.

Nah terus mereka mintanya TOEFL ITP, TOEFL IBT atau IELTS atau sertif yang mana nih? Tergantung sama kampus dan/atau jurusan yang kalian mau apply. Gue udah hampir ga pernah liat kampus yang terima TOEFL ITP atau TOEFL paper based. Mereka mostly udah minta yang IBT. Untuk IELTS, semua kampus yang pernah gue apply ga ada yang nolak sih.

Satu hal lagi yang harus kalian perhatiin adalah nilai minimal yang mereka minta. Gue cuma akan berbicara dari IELTS ya karena selama ini gue kalo apply kirimnya IELTS. Overall score minimal itu biasanya 6.5 – 7.0. Seinget gue, gue ga pernah liat kampus yang gue apply minta 7.5 sih. Terus kalian sudah aman kah kalo udah dapet nilai segitu atau lebih? Oh tidak semudah itu Rosalinda. Beberapa kampus akan liat nilai per section, writing, listening, reading dan speaking. Nilai masing-masing section ini biasanya minimal 6. Jadi walau kalian dapet Band overall itu 6.5 tapi writing kalian 5, ya tetap ga bisa. Tau darimana mereka minta minimal Band berapa atau minimal Band tiap section berapa? Web kampusnya dong. Jadi dibaca baik-baik ya requirement mereka apa.

Okay sampe sini dulu yaa kayaknya udah panjang bener gue cerita hahahah. Masih ada part 2 yang akan nyusul dan akan panjang juga atau lebih panjang dari ini ya? Hehehe

Cheers,

Kemmy

Advertisements

One thought on “Kuliah S2 di Luar Negeri: Persiapan Dokumen Part 1

  1. Pingback: Kuliah S2 di Luar Negeri: Persiapan Dokumen Part 2 | Kemmistri

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.